wb_sunny

Breaking News

Ikon Sejarah Tapa Melenggang Batang Hari Seperti Barang Tak Berharga

Ikon Sejarah Tapa Melenggang Batang Hari Seperti Barang Tak Berharga

IKON SEJARAH TAPA MELENGGANG BATANG HARI SEPERTI BARANG TAK BERHARGA

JURNALELIT.COM, BATANGHARI - Tapa Malenggang, adalah sebutan salah satu jenis ikan di Batang Hari yang memiliki peran dalam sejarah Kabupaten Batang Hari, salah satu Kabupaten tertua di Jambi.
Ikan itu berukuran besar, panjangnya bisa mencapai hampir satu meter. Ikan tersebut saat bergerak dalam air badannya meliuk-liuk, makanya disebut ikan tapa Malenggang.

Di Batanghari berkembang cerita rakyat Tapa Malenggang. Ikan Tapa ini dianggap salah satu ikon penting oleh masyarakat Batanghari.
Berbekal nilai sejarah, Tapa Malenggang kemudian diabadikan menjadi salah satu nama Tugu di Jantung Kota, tepatnya di Jl. Jenderal Sudirman, Muara Bulian. Tugu yang dibangun pada tahun 2013 dengan sumber APBD tahun 2012 ini sebagai bukti nyata bernilainya sejarah Tapa Malenggang bagi masyarakat Batanghari.

Tugu Tapa Melenggang yang menjadi salah satu ikon Kabupaten batanghari selalu dilihat oleh masyarakat luas, karena terletak ditengah tengah jalan lintas utama.

Akan tetapi, Tugu Tapa Melenggang yang merupakan salah satu aset dan ikon Kabupaten Batang Hari tersebut kini tidak terawat sehingga terlihat kumuh seperti barang yang tidak berarti apa - apa, padahal merupakan sejarah besar  bagi masyarakat Kabupaten Batang Hari.
” Sayang sekali di Sia-siakan padahal itu salah satu sejarah bagi kami masyarakat baikpun  Pemerintah, kami selaku masyarakat prihatin dengan keadaan Ikon sejarah ini,  apa lagi ini tempatnya dijalan lintas Utama dari berbagai daerah yang melihat dan melewatinya" Ujar Fauzan warga Batang Hari, Kamis ( 29/08/2019 ).

" Awalnya, setelah di bangun begitu indah kalau malam lampunya hidup dan airnya mancur, tapi sekarang seperti barang tak bernilai saja" Sesal fauzan seraya mengakhiri pembicaraan.

Pantauan TIM media Jurnalelit.com dilapangan, Tugu tapa melenggang yang merupakan ikon sejarah besar  bagi masyarakat Kabupaten Batang Hari terlihat begitu memprihatinkan. tidak tetpasang pagar pembatas, bangunan tersebut juga mengalami retak serta air yang ada di dalam bangunan tersebut menimbulkan bau yang tak sedap karena mesin air tidak berfungsi, selain itu, diduga tidak ada perawatan dari Instansi terkait terhadap salah satu ikon bersejarah Kabupaten Batang Hari.

Hingga berita ini diterbitkan awak Media ini belum dapat mengkonfirmasi pihak instansi terkait.

Editor : Rudi Siswanto

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment