Terkait Pendidikan SAD Sungai Terap, Kepala Dinas, Itu Sudah Ditangani Oleh DLH Dan Kejari
TERKAIT PENDIDIKAN SAD SUNGAI TETAP, KEPALA DINAS, ITU SUDAH DITANGANI OLEH DLH DAN KEJARI BATANGHARI
JURNALELIT.COM, BATANGHARI - Terkait dengan Pendidikan Suku Anak Dalam ( SAD ) yang tidak mendapatkan perhatian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari, Jamila selaku kepala Dinas P dan K angkat bicara, Dihadapan Awak Media, Beliau mengatakan bahwa, pendidikan Suku Anak Dalam yang Berada Di Sungai Terap, bukan tidak diperhatikan oleh pemerintah Kabupaten Khususnya Dinas P dan K, melainkan ada juga Dinas terkait yang menunjang pendidikan bagi SAD tersebut.
" kami dari Dinas P dan K bukan tidak mau memperhatikan Pendidikan untuk Komunitas Suku Anak Dalam, karna pendidikan mereka sudah di tangani oleh DLH dan Kejari Batanghari" Ungkapnya, Senin ( 18/11/2019 ).
jamila juga bilang, untuk Pendidikan Suku Anak Dalam ( SAD ) Desa Sungai Terap, Kecamatan Batin XXIV ada dua yakni , Dinas Lingkungan Hidup yang bertanggung jawab mencari serta memberi gaji ataupun tunjangan bagi guru yang akan melakukan kegiatan belajar mengajar di Desa tersebut, akan tetapi hingga saat ini, pihak dari DLH sendiri tidak melapor secara fisik kegiatan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari.
" Hingga saat ini kami dinas P dan K Sendiri bingung apa yang harus saya lakukan, sementara itu menyangkut dinas yang saya pimpin, karena dulu Pemda sudah membicarakan ini melalui rapat dengan pihak terkait," Tambahnya.
Untuk masalah ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari, Jamila Berharap, Kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kejari, Agar dapat menjalankan apa yang sudah menjadi tanggung jawab serta melakukan apa yang sudah menjadi program Pemerintah Daerah dalam menyejahterakan Pendidikan.
" Mudah - mudahan di tahun 2020 kami akan mendata dan mengutus guru - guru untuk mengajar di Pemukiman SAD tersebut dengan cara berkerja sama dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup serta Kejari," Harapnya.
" Secepatnya kami dari dinas P dan K akan turun, kami minta dampingi Dinas Kesehatan dan mengajak Dinas Lingkungan Hidup serta Kejari, untuk melakukan dan memastikan sehingga Anak SAD Wilayah tersebut tidak merasa terbelakang. Nanti rekan - rekan Media juga ikut turun ke lokasi ya." Tutup Jamila.
Sebelumnya, Kader Pendidikan Suku Anak Dalam yang berada di Desa tersebut, Dihadapan Media dan Pihak Dinkes, Pesiap Bungo sangat mendambakan sarana dan prasarana Pendidikan supaya anak - anak SAD juga mendapatkan pendidikan yang layak seperti yang lainya, Agar anak - anak SAD mampu berbaur di lingkungan lain melalui baca tulis yang mereka inginkan saat ini.
" Saya dibawa ke Jakarta dalam rangka Pelatihan Pendidikan Dasar untuk mengajari adik - adik yang ada disini, tapi itu bukan program Pemerintah Daerah tetapi itu Pemerintah pusat melalui lembaga yang peduli sama kami," Ungkapnya.
" Dan saya berharap kepada Pemda agar pendidikan kami diperhatikan, kami juga manusia yang layak mendapat perhatian dari pemerintah setempat. Seperti Dinas Kesehatan saat ini mereka mampu memberikan pelayanan kesehatan kapada kami, seminggu sekali pihak Puskesmas durian Luncuk mendatangi dan memeriksa serta memberikan pengobatan graris kepada kami." Tutup Pesiap Bungo.
Hingga berita ini di terbitkan Dinas Lingkungan Hidup serta Kejaksaan Negeri Batanghari belum di konfirmasi oleh media kami.(Dedy)
Editor :Rudy Siswanto




Post a Comment