wb_sunny

Breaking News

Suku Anak Dalam Desa Jelutih Sungai Terap Belum Tersentuh Oleh Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari

Suku Anak Dalam Desa Jelutih Sungai Terap Belum Tersentuh Oleh Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari

SUKU ANAK DALAM DESA JELUTIH SUNGAI TERAP BELUM TERSENTUH DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BATANGHARI
JURNALELIT.COM, BATANGHARI - Di era digital seperti saat ini semua orang memang dituntut untuk bisa membaca, karena dengan membaca setiap orang akan mendapatkan semua informasi dari hal yang biasa hingga luar biasa, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa pada umumnya diharuskan untuk banyak membaca dan itu sudah menjadi program Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

Setiap anak Indobesia wajib mendapat pendidikan yang layak dari pemerintah setempat, Akan tetapi lain halnya dengan Suku Anak Rimba yang berada di salah satu wilayah Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Mereka hingga saat ini belum mendapatkan pendidikan terutama Baca tulis dari dinas terkait yang ada di Kabupaten Batanghari dan membuat mereka sulit untuk berkomunikasi dengan masyarakat yang bukan golongan Suku Anak Rimba.

Pengetahuan baca tulis juga diimpikan oleh suku   anak rimba, Pesiap Bungo, salah satu kader  pendidikan yang  berasal   dari suku anak   rimba   sungai   terap,  Menceritakan bahwa  bisa  membaca dan menulis adalah salah satu harapan dari suku anak rimba yang ada di Sungai Terap Desa Jelutih Kecamatan Batin XXIV Kabupaten Batanghari,  karena baca tulis adalah dasar pendidikan untuk bisa  berkomunikasi dengan dunia luar sebab pemerintah pusat maupun daerah wajib memberikan Pendidikan yang layak terhadap masyarakat yang telah di pimpinya.

Tetapi sayang keinginan suku anak rimba untuk dapat belajar membaca dan menulis masih terkendala dengan tidak adanya sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung kegiatan belajar dan mengajar, hal demikian dirasakan oleh anak - anak yang berada di tempat tersebut.

" Saya sebagai kader pendidikan mengalami kendala untuk mengajar suku anak rimba yang ada di Kelompok kami, di karenakan tidak adanya alat pendukung untuk mengajar seperti papan tulis dan buku pelajaran" Katanya dengan Logat Bahasa SAD.

Ia juga menjelaskan, Beberapa waktu lalu dirinya mendapatkan pelatihan pendidikan ke Jakarta, tapi bukan melalui dari Dinas pendidikan Kabupaten melainkan dari lembaga yang menaunginya, selama ini dirinya tidak pernah merasakan bantuan pemerintah daerah dari segi pendidikan baik berupa bantuan buku atau pun alat tulis. " kami tidak pernah dapat bantuan dari pemerintah Daerah kalau untuk pendidikan" Tambah Pesiap Bungo.

Pesiap Bungo, sangat berharap adanya bantuan Pemerintah Daerah maupun Pusat untuk membantu dirinya dalam memberantas buta huruf di kelompok suku anak rimba yang ada di sungai terap desa Jelutih, dengan memberikan buku dan alat untuk menulis serta memberikan penyuluhan Pendidikan.

" Ya kalau bisa pemerintah Kabupaten mau memberikan Bantuan kepada kami berupa buku dengan pena serta sarana pendidikan lainya " Pinta kader pendidikan suku anak rimba tersebut, kepada media (13/11/2019).

Ada sekitar dua puluh anak rimba yang diajarkan untuk mengenal huruf - huruf atau pun cara berhitung dengan peralatan yang serba terbatas.

" Yang kami ajari ada dua puluh anak, untuk sekarang cuma belajar baca dengan nulis, kami ingin Pemda batanghari perhatikan kami dalam dunia pendidikan. apa lagi kesehatan dan pendidikan itu visi misi Bapak Bupati " Tutupnya.

Hingga berita ini di terbitkan Pemda dan instansi terkait belum di konfirmasi oleh media kami.(Ren)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment