Diduga Oknum Guru Sekolah Dasar Negeri Di Batanghari Aniaya Murid
DIDUGA OKNUM GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI BATANGHARI ANIAYA MURID
JURNALELIT.COM, BATANGHARI - Salah satu Oknum Guru Sekolah Dasar Negeri ( SDN ) di Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari, Jambi di duga telah melakukan penganiayaan terhadap muridnya. Murid yang di duga telah di aniaya oleh salah satu oknum Guru di Batanghari masih duduk di bangku Kelas Enam Sekolah Dasar.
Menurut keterangan dari orang tua korban, mengatakan, kejadian tersebut sudah beberapa hari yang lalu saat korban melakukan Gotong Royong di sekolah tersebut.
" Awalnya anak saya cekcok sama anak Guru sekolah yang menampar anak saya, pada hari kamis lalu waktu mereka sedang sekolah Di madrasah," kata ibu Korban.
Ibu Korban mengaku, tepat pada hari Sabtu , korban kembali melakukan aktivitas sekolah, setelah sampai di sekolah korban langsung di intimidasi oleh tersangka, lalu tersangka pun langsung mendaratkan tamparan di bagian kanan dan kiri pipi Korban hingga korban terduduk akibat tamparan karna merasakan sakit.
" Sampai sekarang anak saya tidak mau sekolah karna ketakutan padahal saat ini sedang ujian, Sekarang saja masih sakit pipinya semenjak di tampar anak saya demam kalau tidur malam sering mengingau ketakutan" Papar orang tua korban.
" Saya tidak bisa terima, dan saya akan laporkan masalah ini ke Penegak Hukum, karna anak saya sampai saat ini masih depresi" Tutup ibu korban.
Sementara itu, korban , yang di dampingi oleh ibu kandung dan paman, Hingga saat ini mengaku masih merasakan sakit akibat tamparan Oknum Guru Sekolah Dasar serta masih trauma.
" Masih sakit om, kami takut mau sekolah, waktu itu kami sudah di tampar, pak guru malah nyuruh anaknya yang ribut sama kami, menerajang kami, anak pak guru langsung lah di terajangnya perut kami" Ungkap korban, kepada Media, Kamis ( 12/12/2019).
UU no 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang undang no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, siapapun yang telah melakukan penganiayaan terhadap anak di bawah umur bisa di pidanakan.
Hingga berita ini di terbitkan pihak sekolah dan terkait lainya belum bisa di konfirmasi oleh awak media.
Editor : Rudi Siswanto
Hingga berita ini di terbitkan pihak sekolah dan terkait lainya belum bisa di konfirmasi oleh awak media.
Editor : Rudi Siswanto

Post a Comment