Seluruh Desa Di Kabupaten Batanghari Akan Di Cek Fisik Termasuk Desa Pematang Lima Suku
SELURUH DESA DI KABUPATEN BATANGHARI AKAN DI CEK FISIK TERMASUK DESA PEMATANG LIMA SUKU
JURNALELIT.COM, BATANGHARI - Di akhir tahun 2019 Insepektorat Kabupaten Batanghari akan melakukan pemeriksaan Fisik Sesuai Fungsi dan tugas selaku pengawasan dan pembinaan terhadap Penggunaan Dana Desa yang telah di salurkan oleh Pemerintah Kabupaten Batanghari.
Salah satunya Pembangunan Jalan Desa Pematang Lima Suku yang berada di Kecamatan Muara Tembesi akan di periksa Fisik karna semasa pengerjaan bangunan jalan Tersebut di duga tidak sesuai dengan dengan RAB salah satunya tidak menggunakan pasir urug yang berfungsi sebagai penyerap air.
" Untuk bangunan Desa Pematang Lima Suku akan kita cek Fisik sebab bangunan jalan desa tersebut sempat Viral di beberapa media Online" Kata Kepala Insepektorat, Muklis di ruangan kerja Rabu ( 04/12/2019 ).
Beberapa bulan yang lalau setelah mendapat sorotan dari berbagai pihak lembaga maupun masyarakat, bangunan jalan yang menggunakan Dana Desa anggaran Tahun 2019 desa pematang Lima suku pihak TP4D telah memutuskan kerjasama.
" Karena pemdes tidak kooperatif Mungkin pihak TP4D menpunyai alasan yang tepat, yang jelas bangunan tersebut akan kita cek Fisik setelah itu baru bisa kita simpulkan," Jelas Inspektur Muklis.
Muklis juga berkata, Dalam pemeriksaan Fisik yang di lakukan saat ini, Selain Dana Desa anggaran Tahun 2019, Pihaknya juga akan memeriksa ADD serta bantuan Keuangan dari Provinsi Jambi ke setiap desa desa yang ada di Kabupaten Batanghari.
" Pengecekan Fisik di mulai senin 02 Desember dan kita telah membentuk Tim. Kita sebar tim yang telah di bentuk dan tidak kami tentukan hari jadwal serta Bantuan dari Provinsi sebesar Rp 60.000.000 di setiap Desa yang akan kita periksa nantinya" Tutup muklis.
Sebelumnya, pemerintah Desa Pematang Lima Suku di duga telah melakukan penyelewengan Dana Desa Anggaran Tahun 2019 dengan cara menipulasi pekerja, pengurangan Volume dan bangunan jalan tersebut terkesan asal jadi sampai bangunan jalan tetsebutpun tidak menggunakan pasir urug. Sehingga pihak Inspektorat dan Kejari Kabupaten Batanghari, pada waktu itu, langsung turun ke lapangan.
Editor : Rudi Siswanto


Post a Comment